Search

Memulihkan Diri dari Patah Hati

Ketika berpisah dengan kekasih yang anda  sayangi, lumrah  saja bila anda  merasa patah hati. Perasaan ini pasti  tidak mengasyikkan  dan bisa  membuatmu merasa tak berdaya. Tapi, tidak boleh  patah semangat, ya. Patah hati bukanlah akhir dari segalanya!

Berpisah dengan pasangan pastinya  bukan urusan  yang mudah. Kenanganmu bersamanya tak melulu  ada dalam format  foto atau video, namun  masih tergambar jelas dalam pikiranmu. Sebagian orang dapat  melewati urusan  ini dengan tegar, tetapi  tak tidak banyak  orang yang susah  beranjak dari keterpurukan dampak  patah hati.



Sebenarnya, merasa sedih, stres, dan patah hati sebab  hubungan yang kandas ialah  hal yang wajar. Namun, bila  tidak dipedulikan  hingga berlarut-larut, patah hati dapat menyerahkan  pengaruh buruk pada kualitas hidupmu.

Cara Bangkit dari Keterpurukan Akibat Patah Hati
Saat berjuang  move on sebab  baru saja patah hati, seringkali  seseorang bakal  mengalami sejumlah  hal, laksana  sulit tidur, tidak berhasil   fokus, kehilangan nafsu makan, gampang  cemas, dan merasa kesepian. Nah, agar  sedihmu tidak berlarut-larut, jajaki  perhatikan sejumlah  cara guna  bangkit dari patah hati inilah  ini:

1. Resapi perasaan sedihmu guna  siap bangkit
Tidak terdapat  salahnya bila anda  merasa sedih, emosional, dan kehilangan ketika  baru saja patah hati, urusan  tersebut  wajar, kok. Penting guna  mengakui dan meresapi emosi yang menyelimuti dirimu sesudah  perpisahan. Dengan begitu, nantinya anda  akan dapat  menjadi lebih dewasa dan siap bangkit guna  menjalani hari baru yang lebih baik.

Berikan waktu bikin  dirimu sendiri guna  berduka, merenung, dan berpikir. Meski begitu, jaga dirimu supaya  tidak berlarut-larut dalam keterpurukan.

Cobalah untuk memenuhi  kesendirianmu dengan mengerjakan  introspeksi diri dan mempersiapkan sekian banyak   hal yang mempunyai  sifat  positif. Tanamkan dalam pikiranmu bahwa suasana  ini hanya mempunyai  sifat  sementara dan seluruh  akan menjadi lebih baik.

2. Lakukan hal-hal baru

Kamu dapat  mencari kegiatan  baru supaya  kamu tidak punya celah masa-masa  untuk menilik  atau menangisinya lagi. Fokuslah dengan hobimu, contohnya  mengikuti ruang belajar  memasak, fotografi, mempelajari urusan  baru yang anda  minati, atau pekerjaan  apa saja yang membuatmu senang.

Jika memungkinkan, anda  juga dapat  mengambil izin libur  selama sejumlah  hari guna  pergi berlibur atau me time. Jika tidak hendak  sendirian, kamu dapat  meminta family  atau teman-teman terdekat guna  menemanimu. Menghabiskan masa-masa  dengan mereka akan memindahkan  pikiranmu dari Si Dia.

3. Berdamai dengan masa lalu
Banyak orang yang susah  move on sesudah  patah hati sebab  mereka cenderung beranggapan  bahwa kebahagiaan hanya dapat  didapat dari Si Dia saja.

Padahal ada tidak sedikit  hal dalam kehidupanmu yang dapat  membuatmu bahagia, bahkan mungkin dapat  lebih membahagiakanmu dikomparasikan  saat anda  bersamanya dulu. Meski susah  dijalani, anda  perlu ingat bahwa patah hati ialah  proses hidup.

Cobalah guna  mengikhlaskan apa yang sudah  terjadi dan ampuni  kesalahannya dan kesalahanmu. Berdamai dengan masa kemudian  memang tidak mudah, namun  belajar guna  menerima suasana  dan saling memaafkan dapat  menjadi kekuatanmu guna  bangkit.

4. Jangan lupa guna  merawat dirimu
Setelah patah hati, anda  mungkin malas guna  menjalani hidup dan kegiatan  sehari-hari. Namun, urusan  itu  bukanlah alasan supaya  kamu boleh menelantarkan dirimu. Kamu boleh bersedih, tapi tidak boleh  lupa guna  tetap mengawal  diri dan kesehatanmu.

Saat menjalani masa susah  ini, kamu pun  perlu tetap mengonsumsi makanan bergizi, minum lumayan  air putih, tidur  yang cukup, dan menyadari kebutuhanmu. Jika anda  kesepian, mintalah orang-orang terdekatmu guna  menemanimu.

Untuk menjauhkanmu dari benak  negatif, usahakanlah  untuk berolahraga atau mengerjakan  relaksasi dan meditasi. Hal itu  mungkin dapat  membantumu merasa lebih tenang.

5. Berkencanlah saat anda  sudah siap
Jangan terlampau  lama memblokir  hatimu. Jika anda  terlalu lama memblokir  hati, dengan kata lain  kamu tidak mempedulikan  diri guna  terus terlarut dalam masa lalu. Mulailah move on dan buka hati anda  untuk kehadiran orang baru.

Jalani dengan santai dan tidak boleh  terburu-buru menjadikannya sebagai pasangan andai  kamu memang belum siap guna  menjalin hubungan baru. Jadikan empiris  sebelumnya sebagai sebuah latihan  hidup supaya  kamu lebih siap guna  menjalani hubungan yang lebih baik.

Jatuh cinta lagi bakal  membuatmu merasa lebih bahagia. Meskipun tidak sepenuhnya lupa bakal  kekecewaan yang anda  rasa, tetapi  akan tidak jarang  kali  ada harapan-harapan baru yang menanti di masa depan.

Patah hati bukan akhir dari segalanya ini ialah  pembelajaran hidup yang perlu anda  lalui supaya  bisa menjadi seseorang yang lebih baik. Merasa terpuruk selama sejumlah  minggu kesatu  sesudah  putus cinta ialah  hal yang wajar.

Akan tetapi, andai  patah hati membuatmu merasakan  tekanan batin berat yang membuatmu merasa hendak  mengakhiri hidup atau menganiaya  diri, dapat  jadi urusan  itu  menandakan anda  mengalami depresi. Jika telah  demikian, anda  perlu meminta pertolongan  psikolog atau psikiater untuk menanggulangi  masalah tersebut.

Post a Comment

0 Comments