Apakah kita  tahu apa tersebut  cairan serebrospinal? Cairan ini sangat urgen  karena bermanfaat  untuk mengayomi  otak. Oleh sebab  itu, gangguan pada cairan ini dapat  menyebabkan gangguan pada faedah  otak juga.

Komposisi cairan serebrospinal yang normal ialah  99 persen air, sisanya terdiri dari. protein, glukosa sel mononuclear, elektrolit, enzim, dan sel darah putih (leukosit). Karena beberapa  besarnya ialah  air, cairan ini mempunyai  warna yang bening  atau bening.



Fungsi Cairan Serebrospinal
Cairan serebrospinal mengalir dalam ventrikel benak  dan selama  saraf tulang belakang. Cairan ini mempunyai  sifat antibakteri yang menghambat perkembangan  dan pertumbuhan  bakteri.

Cairan serebrospinal mempunyai  tiga faedah  utama, yaitu:

Menjaga jaringan benak  tetap sedang di  posisinya dan sebagai bantalan untuk mengayomi  otak dari cedera.
Sebagai media guna  mengantar nutrisi ke jaringan benak  dan melemparkan  zat saldo  dari
Menjaga ekuilibrium  tekanan intrakranial, bareng  dengan darah dan jaringan otak.
Produksi cairan cerebrospinal orang dewasa selama  500 ml per hari. Sedangkan pada anak-anak berusia 4-13 tahun, produksinya selama  65-150 ml per hari. Cairan ini bakal  diserap dan digantikan dengan cairan yang baru masing-masing  6-8 jam.

Kelainan pada Cairan Serebrospinal
Jika terjadi infeksi pada benak  atau tulang belakang, cairan serebrospinal dapat  berubah warna dan menjadi keruh. Hal ini bisa  menandakan adanya infeksi atau penumpukan sel-sel darah putih dan protein.

Di samping  kandungan di dalamnya, ekuilibrium  antara buatan  dan penyerapan cairan serebrospinal adalah hal yang penting. Karena cairan serebrospinal diciptakan  secara terus-menerus, andai  penyerapan dan alirannya terhambat, cairan ini dapat  menumpuk di dalam rongga benak  dan akhirnya memunculkan  hidrosefalus.

Pada bayi dan anak-anak, hidrosefalus seringkali  ditandai dengan pembesaran ukuran lingkar kepala.

Penanganan Kelainan Cairan Serebrospinal
Kelainan cairan serebrospinal bakal  ditangani cocok  dengan penyebabnya. Jika penyebabnya ialah  infeksi, dokter akan menyerahkan  pengobatan yang cocok  jenis infeksinya. Untuk menangkal  infeksi, Anda dapat  melakukan vaksinasi.

Jika kelainan cairan serebrospinal berupa gangguan buatan  dan aliran, laksana  yang terjadi pada hidrosefalus, mungkin dibutuhkan  tindakan pembedahan. Dua cara  operasi yang seringkali  dilakukan ialah  operasi pemasangan shunt dan endoscopic third ventriculostomy (ETV).

Cairan serebrospinal memiliki faedah  yang paling  penting untuk  kerja otak. Oleh sebab  itu, andai  ada keluhan yang dapat  menandakan gangguan pada cairan ini, laksana  nyeri kepala yang kian  lama kian  berat, muntah, dan penurunan kesadaran, segeralah periksakan ke dokter guna  mendapatkan penanganan yang tepat.